Tampilkan postingan dengan label bunga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Januari 2010

Rintihan Setangkai Bunga

di belakang sana, di balik rumah tetangga
kulihat dirimu melukis nestapa di kanvas maya
gurat wajahmu siratkan rapuh yang kau bungkus selendang do'a

dalam diam, kuncupmu yang belum mekar semakin ragu
diterpa bayu dijamah kupu-kupu
bukankah bunga dicipta untuk peroleh madu?

dan kau semakin bimbang saat kumbang-kumbang datang bertandang
membawa mahar untuk bilang ingin meminang
apakah masa lalu selalu pahit untuk dikenang?

sebab kelopakmu yang semarak warna merah jingga
banyak mata jadi terpana terpesona
percayakah kau bahwa keindahan adalah nikmatNya?

barangkali orang-orang salah mengira
bahwa semerbakmu bukan karena putik semata
namun juga ada andil Sang Pemberi Cahaya

tapi, semua tetap berjalan apa adanya
helai demi helai lambat laun mulai gugur direnggut waktu
sebab fitrah bunga juga layu suatu waktu

Banda Aceh, 6 Januari 2010