Minggu, 29 November 2009

“Para Pahlawan harus berhasil membangun ‘bunker’ dalam jiwa mereka. Tempat kunci-kunci daya hidup mereka tersembunyi dengan aman. Itulah yang membuat mereka selalu tampak santai dalam kesibukan, tersenyum dalam kesedihan, tenang di bawah tekanan, bekerja dalam kesulitan, optimis di depan tantangan dan gembira dalam segala situasi (Anis Matta).”

6 komentar:

  1. hmm...,
    harus membangun :bunker: nih nampaknya...

    BalasHapus
  2. hehe.. yup..mari sama2 merakit bunker.. n_n

    BalasHapus
  3. tak mudah kawan. menampakkan senyum walau hati porak poranda. tapi jangan patah semangat. I believe you can do it. Good luck, brother!

    BalasHapus
  4. Makasi Kak Mala atas support-nya ^_^
    kalau belum dicoba siapa yg tahu?
    kalau tak dicoba sama sekali pastilah gagalnya 100 %
    tp jika ada upaya, maka kita punya peluang sukses 50% dan gagal 50%

    BalasHapus
  5. itulah Bunker /Baitullah Jiwa / Ruang Kosong keselamatan....

    BalasHapus
  6. Ya ya..
    alhamdulillah..
    makasi, "tuan guru" Kang Zen sudah berkunjung ke rumah saya.. :)

    BalasHapus