"Biarkan aku saja yang pergi, jangan dia -atau mereka-. Sungguh, tak inginku jadi penghalang orang-orang" *lelaki dengan setumpuk alpa memang layak untuk dibenci dan dijauhi, juga tak layak menetes bulir bening di pipinya*
-- rasa memang bisa disembunyikan, apa yang tampak belum tentu itu yang sebenar, di wajah ceria, namun bisa jadi di hati berlumuran lara --
juga tak layak menetes bulir bening di pipinya*
BalasHapuskenapa tak layak?, maaf jadi bertanya...
tak perlu minta maaf, mungkin sebab ia terlalu dina untuk disebut-sebut mulia.
BalasHapusOrang terlalu sering over-estimate terhadap dirinya, sementara ia tetaplah lelaki biasa, yang punya segunung dosa, entah kini hatinya sedang berlumuran lara..
"rasa memang bisa disembunyikan, apa yang tampak belum tentu itu yang sebenar, di wajah ceria, namun bisa jadi di hati berlumuran lara"
BalasHapusbener bangettttt.. aku suka kata2 ini :)
yah, seperti nasyidnya Maidany: Dua Wajah. pernah dengar, kan?
BalasHapuskadang kita harus menyembunyikan lara...
BalasHapuscuma terkadang, kan? bukan selalu?
BalasHapusya.ada saat kita tdak mau orng lain tahu kesedihan dihati.
BalasHapussepakat mbak. sepertimya emang begitu.
BalasHapusbaru denger :D
BalasHapushoho.. kalo gitu saya rekomendasikan untuk beli kasetnya..highly recommended.. :)
BalasHapus