Hari ini, ketika hampir seluruh hajat hidup kita dikuasai oleh Yahudi, masihkah engkau bergenit-genit menulis hanya untuk mendapatkan tepuktangan? Sudah saatnya menulis untuk perubahan! (M. Fauzil Adhim, kutemukan selepas perjalanan panjang dari kota Rambutan)
maksudnya gimana akh?
BalasHapussaatnya berjuang kembali !!
BalasHapusHmm.. kalau yg ana tangkap sih mbak kira2 begini: kita jgn lagi menulis cm utk mendapat pujian, legitimasi, pengakuan dr orang2, cm sekedar membuat orang terkagum dan takjub.. tpi jg membawa nilai yg bisa membuat perubahan.. gitu kali yah..
BalasHapusYup..hayuk kita luruskan niat, kalau bukan kita, siapa lagi?
BalasHapuskalau bukan dari sekarang, kapan lagi?
oh.. berjuang lewat tulisan dan memberitahu dunia apa yang sudah Yahudi lakukan pada Islam.. sehingga semua mata tahu siapa mereka sesungguhnya!!
BalasHapusyup. seperti itulah, Mbak..
BalasHapustpi tak mesti yg kita tulis cuma ttg serangan2 Zionis yg nyata, tp juga yg maya..
so, apapun yg kita tuliskan, akan menjadi amal ibadah, jika itu memberi pencerahan dan menjadi fasilitator perubahan (juga hidayah) bagi org2..
Smga tulisan2 qt dpt mjd inspirasi kbaikan u/diri sendiri n org lain..
BalasHapusAmiin..semoga Allah pelihara kita dan Dia tetapkan kita di jalan yang ia ridhai..
BalasHapusamien ya robbal alamin
BalasHapusamiin.. ^_^
BalasHapussetuju...
BalasHapussepakat! ^_^
BalasHapus